× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post SDIT Al-Mansyur salah satu sekolah dengan visi “pencetak para penghafal Al Quran”

SDIT Al-Mansyur salah satu sekolah dengan visi “pencetak para penghafal Al Quran”

SHARE
SDIT Al-Mansyur salah satu sekolah dengan visi “pencetak para penghafal Al Quran”

SDIT Al-Mansyur bersama Tim Dosen STMIK Atma Luhur melalui anggaran dana RistekDikti tahun 2019, mengadakan Program Pelatihan Pengelolaan Konten Game Hafalan Al Quran Berbasis Teknologi Informasi kepada guru-guru SDIT Al-Mansyur, Jum'at (13/12/19).

Bangka Belitung, sidaknews.com - SDIT Al-Mansyur bersama Tim Dosen STMIK Atma Luhur melalui anggaran dana RistekDikti tahun 2019, mengadakan Program Pelatihan Pengelolaan Konten Game Hafalan Al Quran Berbasis Teknologi Informasi kepada guru-guru SDIT Al-Mansyur, Jum'at (13/12/19).

SD IT Al Mansyur Balunijuk merupakan salah satu sekolah dengan visi “pencetak para penghafal Al Quran” yang ada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Untuk mendukung visi itu, SD IT Al Mansyur bersama Tim Dosen STMIK Atma Luhur melalui anggaran dana RistekDikti tahun 2019 mengadakan Program Pelatihan Pengelolaan Konten Game Hafalan Al Quran Berbasis Teknologi Informasi kepada guru-guru SDIT Al-Mansyur.

Tim Dosen beranggotakan Syafrul Irawadi, M.Kom, Sujono, M.Kom dan Maxrizal, M.Sc mengusung tema pengelolaan konten game hafalan ayat-ayat Al Quran agar dapat memudahkan proses hafalan siswa SD IT Al Mansyur. Program ini dikerjakan dari Maret 2019 sampai Desember 2019 selama kurang lebih 10 bulan. Hasilnya berupa aplikasi game hafalan ayat-ayat Al Quran yang diberinama E-Tahfidz.

Diselah-sela pelatihan di hari yang terakhir, Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat Syafrul Irawadi, M.Kom, mengharapkan aplikasi game hafalan ini dapat diterapkan dalam pembalajaran di SD IT Al Mansyur. Selain itu, beliau juga berharap aplikasi ini dapat dikembangkan kembali sesuai dengan visi misi SD IT Al Mansyur”.

Senada dengan hal itu, menurut Ustadz Ali Muttakin, aplikasi game hafalan ini sangat bermanfaat sekali dan memberikan apresiasi kepada Tim serta RistekDikti. Kami sangat antusias mengikuti rangkaian pelatihan ini.

"Semoga 3 Unit Komputer yang dihibahkan ini dapat menjadi modal kami untuk mencetuskan cita-cita kami dalam membuat Laboratorium Bahasa pertama di Bangka Belitung yang berbasis hafalan ayat-ayat Al Quran, tambahnya.

Pada pelaksanaannya, aplikasi game yang telah selesai dibuat diterapkan sebagai pojok IT dan alat media pembelajaran di kelas. Antusias siswa pun sangat tinggi untuk mencoba pojok IT. Guru di kelas juga menggunakan aplikasi ini untuk proses pembelajaran di kelas.

“Banyak masukan dari mitra tentang aplikasi ini. Mulai dari perbaikan database, penambahan fitur, perulangan ayat secara otomatis dan penambahan skor untuk game. Semua itu sangat membantu kami dalam berinovasi dalam mengembangkan kemampuan kami sebagai dosen” imbuh Sujono sebagai salah satu Tim yang bertanggung jawab untuk perancangan aplikasi.

Program ini telah dilakukan kurang lebih sebanyak 36 kali kunjungan dengan tahapan perancangan aplikasi, pengelolaan kontens dan database ayat dan sound oleh guru sebagai operator dan uji coba di kelas untuk melihat respon para siswa. Pada kunjungan yang terakhir, diadakan pelatihan untuk guru dalam menggunakan aplikasi game hafalan ayat-ayat Al Quran.

“Ini bukanlah akhir dari kegiatan program kemitraan masyarakat. Mudah-mudah ada kegiatan selanjutnya, untuk mengembangkan aplikasi game hafalan ini”, tambah ustadz Ali Muttakin selaku Kepala SD IT Al Mansyur. (Fajri)