× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Sekda Kepri Tekankan Peserta MTQ VIII Tingkat Provinsi Ikuti Protokol Kesehatan

Sekda Kepri Tekankan Peserta MTQ VIII Tingkat Provinsi Ikuti Protokol Kesehatan

389
SHARE
Sekda Kepri Tekankan Peserta MTQ VIII Tingkat Provinsi Ikuti Protokol Kesehatan

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr H TS Arief Fadillah S, Sos.

Tanjungpinang, sidaknews.com - Persiapan menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi. Pemprov Kepri menggelar doa selamat pemakaian Astaka MTQ ke VIII di daerah Dataran Gurindam 12 Tepi Laut Tanjungpinang, dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr H TS Arief Fadillah S, Sos, Jumat (11/02).

Dr. H TS Arief Fadillah S, Sos menyampaikan bahwa peserta maupun undangan semuanya harus melakukan rapid test, undangan terbatas sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kalau dari daerah Pulau Jawa dan daerah luar lainnya harus menggunakan swab dan jumlahnya sangat terbatas  sekali untuk pelaksanaan MTQ kurang lebih ada 500 undangan,” jelasnya.

Para peserta MTQ nanti langsung diarahkan ke hotel untuk menunggu jadwal pertandingannya saja, baru datang ketempat acara. Tergantung dari dewan juri apakah pelaksanaannya di hotel atau di lokasi acara, jika di hotel Pemprov Kepri sudah mempersiapkan zoom meeting dengan sinyal yang bagus.

“Setiap acara semua didampingi surat rapid test, dan ada tiga pintu masuk yang dijaga ketat yang melibatkan TNI Polri dan Satpol PP sehingga kegiatan MTQ bisa berjalan dengan sederhana, dan sesuai protokol kesehatan,” katanya.

Dalam acara MTQ nanti masyarakat Kepri tidak perlu hadir pada acara tapi bisa menyaksikan MTQ ke VIII secara live dengan melalui TV Kepri , Tanjungpinang TV, Batam TV dan Live Streaming.

“Kita sudah siapkan beberapa unit TV LED di masing-masing sudut dengan tujuannya untuk menghindari pengelompokan yang besar, dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, ” ungkapnya.

Menurut Arief dalam acara pembukaan MTQ nanti akan datang Menteri Agama Republik Indonesia. Jika berhalangan hadir mungkin menyaksikan secara virtual di Jakarta. (Dewi)

VIDEO