× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Sempat Buron, 2 Pelaku Pembunuhan di Komplek Macan Lindungan Ditangkap

Sempat Buron, 2 Pelaku Pembunuhan di Komplek Macan Lindungan Ditangkap

723
SHARE
Sempat Buron, 2 Pelaku Pembunuhan di Komplek Macan Lindungan Ditangkap

Kombes Pol Anom Setyadji saat menggelar konferensi pers terkait penangkapan dua pelaku pembunuhan.

Palembang, sidaknews.com - Setelah buron selama tiga hari usai menghabisi nyawa tetangganya dua bersaudara pelaku pembunuhan di complek Perum Griya Macan Lindungan Palembang akhirnya ditangkap polisi.

"Kapolrestabes Palembang Anom Setiadji mengatakan, kedua pelaku yang berhasil di amankan merupakan saudara kandung Octa Chandra (28) dan Rizki Ananda (22) beralamat di Jl. Bubuk perum Griya Macan Lindungan Permata RT 03 RW 03 kelurahan Bukit Baru kecamatan Ilir Barat 1 Palembang."Jelasnya saat rilis di Polsek Ilir Barat 1 Palembang rabu, (22/07) 

Sedangkan korban Rio Pambudi Wijaksono (25) merupakan tetangga tersangka bersampingan rumah, kejadian pembunuhan terjadi minggu (19/07) sekitar jam 10.30 di dekat rumah mereka.

Kejadian bermula saat korban mencuci motor sambil mainkan gas dan pelaku Octa Chandra lewat, keduanya saling pandang akibatnya terjadi cekcok mulut.

Namun berusaha di lerai orang tua pelaku namun tidak bisa, dan terjadi perkelahian korban di keroyok dua tersangka bahkan Octa menggunakan pisau menusuk Rio kemudian Rizki menendang kepala korban saat jatuh usai kena tusuk mengenai rusuk sebelah kiri.

Usai di tusuk Rio sempat bangkit dan melawan namun kembali di keroyok dua saudara tersebut dan akhirnya lari namun tetap di kejar dua pelaku hingga tersandar di salah satu rumah warga dengan kondisi mengenaskan karena banyak darah akibat kena tusuk Octa.

Usai mengeroyok korban dua pelaku Octa dan Rizki bersama kedua orang tuanya sedangkan korban Rio di selamatkan warga dan di bawah ke rumah sakit siti chodijah Palembang, namun nyawanya tak bisa di selamatkan akhirnya meninggal dunia.

"Dari keterangan Rizki, Dia cuci motor sambil gas gas lewat Octa saling pandang tak senang ribut dia dorong Octa dulu sampai hampir jatuh, jadi ribut dio bisa beladiri, "ujar Rizki.

Yang bawah pisau dan tusuk Octa aku cuma nendang dia saat jatuh tak ada dendam dan masalah sebelumnya dengan dia,lanjut Octa.

"Kapolrestabes Palembang Anom Setiadji menyampaikan juga, kedua pelaku saudara kandung dengan korban bertetangga sebelah dinding. Dua pelaku di tangkap Banyuasin sempat buron melarikan diri ke Lubuk Linggau, keterlibaran kedua orang tuanya sedang di dalami," lanjut Anom.

Sebenarnya masalah bisa di selesaikan baik baik tampa emosi apalagi covid harus sabar jangan menggunakan kekerasan apalagi senjata tajam begini akibatnya menasehati kedua pelaku.

Selain menangkap dua tersanga polisi juga ikut menyita barang bukti 1 buah pisau, 1 jaket dan 1 baju, sedangkan dua pelaku di jerat dengan pasal 170 khup dengan ancaman 12 tahun penjara. (Iskandar Mirza)

VIDEO