× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Sempat DPO, Pelaku Penyerangan Petugas Dishub Palembang dan Tukang Parkir Ditangkap

Sempat DPO, Pelaku Penyerangan Petugas Dishub Palembang dan Tukang Parkir Ditangkap

829
SHARE
Sempat DPO, Pelaku Penyerangan Petugas Dishub Palembang dan Tukang Parkir Ditangkap

Pelaku Penyerangan Petugas Dishub dan Tukang Parkir saat diamankan Unit 1 subdit 3 jatanras ditreskrimum Polda sumsel.

Palembang, sidaknews.com - Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap pelaku penyerangan pegawai Dishub Palembang pakai senjata tajam dan tukang parkir pakai air keras.

Penangkapan tersangka Jimmy Rio (47) warga Boom Baru Palembang di pimpinan kanit Kompol Antoni Adhi dan panit 1 lpda Najamudin dengan katim Heri Gondrong alias Hergon di seputaran lorong Manggar jl. Perintis Kemerdean Palembang kamis (16/07).

"Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi mengatakan, Tersangka di tangkap polisi karena pernah melakukan penyerangan terhadap petugas dishub kota Palembang 2018 saat akan di gelar perhelatan Asian Games menggunakan senjata tajam di seputaran pasar Cinde."Ungkapnya.

Kemudian 2019 Jimmy juga pernah menyerang tukang Tamsi (50) warga Kertapati Palembanh juru parkir menggunakan air keras di seputaran pasar Cinde Palembang.

Preman yang mengaku tidak tamat SD juga pernah di tahan 7 tahun penjara karena terlibat kasus pembunuhan.

Keluar penjara aku tidak ada kerja jadi tukang parkir emosi waktu mau di terribkan dishun aku pukul mobilnya pakai senjata tajam aku Jimmy.

Yang air keras atau cuka parah dia mau rebut lahan parkir aku jadi aku siram kena mukanya, melepuh dan cacat aku dapat informasinya, dan cuka parah aku beli dengan kawan," ujar tersangka.

"Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi menegaskan tersangka residivis kasus pembunuhan 1991 di tahan 7 penjara di tangkap unit 1 karena menyerang petugas dishub menggunakan sajam dan merusak kendaraannya 2018."Ujarnya.

Tersangka juga palaku penyerangan tukang parkir menggunakan air raksa atau keras yang mengakibatkan korban mengalami cacat.

"Selain menangkap Jimmy unit 1 Jatanras juga berhasil mengamankan barang bukti dua botol air keras dalam box motor saat di tangkap serta dua buah senjata tajam sebagai barang bukti yang di gunakan saat melakukan kejahatan."Ucapnya.

Akibat perbuatannya Jimmy Rio di jerat dengan pasal 351 khup tentang penganiayan dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (Iskandar Mirza)