× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tebagsel Sempat Gegerkan Warga, Dikira Mau Percobaan Bunuh Diri Ternyata Pekerja Tower

Sempat Gegerkan Warga, Dikira Mau Percobaan Bunuh Diri Ternyata Pekerja Tower

1428
SHARE
Sempat Gegerkan Warga, Dikira Mau Percobaan Bunuh Diri Ternyata Pekerja Tower

Luis Fernando Pandiangan (20), yang di kira mau bunuh diri ketika di introgasi Petugas.

 Sidimpuan, sidaknews.com - Seorang Pria yang kesehariannya bekerja di bagian perawatan dan perbaikan fungsi tower Base Transceiver Station (BTS) yang bernama Luis Fernando Pandiangan (20), Rabu (19/2) sore kemarin, Sempat membuat geger warga di Jalan Raja Inal Siregar, Gang Alfalah, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Pasalnya, pemuda yang merupakan warga Jakarta ini dikira sedang percobaan bunuh diri.

Sore itu sekitar pukul 16.30 Wib, Luis menaiki sampai ke pucuk tower milik Era Tower berketinggian 52 Meter itu. Hanya mengenakan celanda pendek jenis boxer dan kaos oblong berwarna merah di tambah Rambutnya yang gondrong, tiba-tiba membuat Warga sebagian Panik dan berteriak teriak menyuruhnya turun tampak bahkan dari kejauhan di sepanjang jalan lintas Raja Inal Siregar Warga mulai berkerumun.begitu juga pengendara yang melintas. Menyaksikannya sembari mengabadikan dari kejauhan.

Tak sedikit juga warga menuju gang itu, sampai ke titik tower itu guna berupaya menyuruhnya turun. Dan yang lainnya juga ada yang menghubungi pihak kepolisian,

Tampak dari kejauhan kelihatan Seorang pria berbaju merah menaiki tower.

Mendapat Informasi tersebut , Kasat Reskrim Polres Kota Psp AKP Bambang Herianto SH,MH Bersama Personil Sampai turun ke lokasi untuk memastikan hal tersebut.

" warga dari kejauhan yang melihat mengira ada yang sedang melakukan percobaan bunuh diri, pria tersebut dikira perempuan ada yang mau bunuh diri, tadi di atas tapi udah turun,” kata Bobby salah satu Warga yang mengira sosok Luis adalah perempuan. Luis memiliki rambut panjang, saat di ketinggian warga mengira ia merupakan seorang perempuan. Apalagi tak ada tanda apapun selayaknya perlengkapan keselamatan kerja yang menandakan dia sebagai pekerja.

Di bawah tower, Luis telah berada. Di sini polisi memintanya untuk memberikan tanda pengenal dan tanda sebagai pekerja, sembari mengambil keterangan. Polisi juga menekankannya untuk memberikan laporan jika hendak menaiki tower-tower di mana saja dia bekerja. Polisi juga mengingatkannya untuk mengenakan perlengkapan keselamatan kerja.

“Lihatlah seheboh ini, mana tahu orang kau ini bekerja kalau nggak ada rompi sama helm-mu,” kata AKP Bambang Herianto.

Sementara itu, Luis Fernando mengaku hanya sebentar saja dan dan telah melapor ke pemilik rumah sebelah tower. Semula ia baru mengambil gambar landscape sekitaran tower dan melakukan pengecekan daya apabila aliran listrik PLN sedang padam.

“Aku sekali sebulan ke sini Bang. Kalau kantor kami ada di Medan, tapi memang sendiri, buru-buru tadi nggak pakai itu (Perlengkapan keselamatan kerja),” kata pria berambut panjang itu dan hanya beralas kaki sendal jepit saat Melakukan pekerja untuk mengambil gambar Panorama dari atas tower. (*/Sabar)

VIDEO