× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Sidang Lanjutan Gugatan ke Wali Kota Padangsidimpuan, Saksi Tergugat Diduga Tidak Memahami Akar Permasalahan

Sidang Lanjutan Gugatan ke Wali Kota Padangsidimpuan, Saksi Tergugat Diduga Tidak Memahami Akar Permasalahan

947
SHARE
Sidang Lanjutan Gugatan ke Wali Kota Padangsidimpuan, Saksi Tergugat Diduga Tidak Memahami Akar Permasalahan

Sarifah Hannum Lubis didampingi Kuasa Hukumnya Abdur Rozak SH, Sedang Memberikan ketarangan kepada Awak Media Usai Persidangan.

Sidimpuan, sidaknews.com - Pengadilan Negeri Padangsidimpuan kembali menggelar sidang lanjutan ke-13 Gugatan yang diajukan sarifah Hannum Lubis terhadap Wali Kota Padangsidimpuan (PSP), Irsan Effendi Nasution (tergugat I), Kadis Kesehatan Sopian Subri Lubis (tergugat II), Kominfo Islahuddin Nasution (tergugat III), serta salah satu media massa (tergugat IV dan V), Agenda sidang kali ini untuk mendengarkan kesaksian dari pihak tergugat dengan perkara nomor 19/Pdt.G/2020/PN. Padangsidimpuan.

 Abdur Rozak Harahap. SH kepada awak media mengatakan, para saksi yang dihadirkan tergugat sama sekali tidak mempunyai kualitas sebagai saksi dalam memberikan Keterangan sama sekali tidak memahami akar permasalahan.

"Kata Rozak adapun saksi yang mereka (tergugat 1,2, 3) yang hadirkan Antara lain dr. Nina Karmila dan saksi kedua bernama Nurhayati Siregar, keduanya menjawab semua pertanyaan seolah olah saksi ini bertindak sebagai ahli," ungkapnya. Jum'at (27/11).

Contohnya lanjut Rozak dalam menjawab pertanyaan Kuasa Hukum Tergugat beliau berpendapat data pasien covid-19 itu boleh di publikasikan, setelah ditanya oleh Majelis Hakim anggota 1 beliau menjawab tidak boleh. contoh lain lagi ketika Kuasa Hukum Penggugat kepada siapa kalau boleh di buka saksi hanya menjawab dalam proses di persidangan dan di penyidik kepolosian selebihnya saksi tidak tahu. Lain lagi pertanyaan Kuasa Hukum Penggugat, kenapa hanya data pasien positif covid-19 di publikasikan dan kenapa hasil neegatif dari data pasien positif covid-19 tidak dipublikasikan ? saksi ini menjawab itu bukan kompetensi saya menjawabnya. Kata Rozak.

Kemudian pada sisi lain ungkap Rozak, saksi ke dua dari Tergugat juga tidak memiliki kualitas sebagai saksi, sebab saksi ini menjelaskan usaha pelaminan orang lain, bukan usaha milik Penggugat. Saya tanya kenal dengan Penggugat Ibu Saripah Hanum Lubis, saksi menjawab tidak kenal. Pertanyaan tidak saya lanjutkan, karena sama Penggugat saja tidak kenal konon terhadap pekerjaan Penggugat. Oleh karena itu saksi ini juga tidak ada kualitasnya sebagai saksi karena tidak ada hubungannya dengan gugatan. Tegas pria berkacamata ini.

Sebagai informasi, sidang akan dilanjutkan, Jumat (4/12) dengan agenda hadirkan saksi dari tergugat IV dan V yang merupakan salah satu media massa. Sebelumnya, para tergugat digugat, karena diduga menurut penggugat telah menyebarkan informasi dan identitas dari suami pasien terduga Covid-19 (penggugat), pada konferensi pers resmi GTPP Kota Padangsidimpuan. (sabar)

VIDEO