× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tebagsel Sosialisasi Pungli di Kantor Dishub Sidimpuan, Begini Pesan Wakapolres

Sosialisasi Pungli di Kantor Dishub Sidimpuan, Begini Pesan Wakapolres

738
SHARE
Sosialisasi Pungli di Kantor Dishub Sidimpuan,  Begini Pesan Wakapolres

Sosialisasi Pungutan Liar, Jukir dan Petugas terminal Se kota Padangsimpuan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padangsidimpuan, Senin (09/12/2019).

SIDIMPUAN, sidaknews.com - Sosialisasi Saber Pungutan Liar (Pungli) yang berlangsung di Aula Kantor Dishub Pijor Koling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, kota Padangsidimpuan, Senin (9//12).

Hal itu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama ASN Dishub, Juru Parkir, dan petugas terminal, tentang bentuk pungli dan sanksi bagi oknum yang tertangkap.

Sosialisasi dilakukan di Aula Kantor Dishub dihadiri Narasumber dari Satgas Saber Pungli kota Padangsidimpuan terdiri dari, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Matnur dalimunte, Kasat Reskrim AKP Abdi Abdullah SH, hadir juga Kepala Badan Inspektorat Kota Padangsidimpuan Rahmad Marzuki Nasution,SH, MH dan tampak juga hadir kadis Perhubungan kota Padangsidimpuan Yusnal Efendi Daulay, juga dihadiri puluhan ASN dari Dinas Perhubungan dan ratusan juru parkir (jukir) dan petugas terminal.

Kepala dinas perhubungan kota Padangsidimpuan Yusnal Efendi Daulay dalam sambutannya menuturkan bahwa tujuan digelarnya sosialisai tersebut adalah untuk mengingatkan agar semua pihak mengetahui apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan, terutama ASN yang menyelenggarakan pelayanan publik. 

Yusnal menuturkan bahwa di Dinas Perhubungan Padangsidimpuan, juga ditarget untuk menerima pendapatan asli daerah (PAD), yaitu dari pendapatan parkir, baik parkir berlangganan maupun parkir harian sesuai Peraturan. Selain itu, Dishub Pemko Padangsidimpuan juga melakanakan pelayanan uji kir, bagi kendaraan angkutan barang dan penumpang, memang sangat rawan sekali, bagi petugas apabila menerima pembayaran diluar yang resmi atau yang sudah ditetapkan sesuai aturan, baik perda maupun perwal. Di luar itulah, yang masuk kategori pungutan liar.

" kita harus menghindari pungutan liar tersebut. Mana-mana yang boleh dan mana-mana yang tidak boleh. Jangan sampai ada staf Dishub terkena saber pungli," katanya .

Wakapolres Padangsidimpuan selaku Ketua Saber Pungli Kota Padangsidimpuan Kompol Matnur Dalimunte SH mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut untuk memberantas pungli di lingkungan Dinas Perhubungan, petugas parkir dan petugas terminal. Tujuannya, agar mengetahui batasan-batasan kategori pungli. Agar dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi atau pungli. ”Sosialisasi ini tidak hanya untuk juru parkir non-ASN tetapi juga para petugas parkir dan terminal yang dikelola pemko dengan petugas dari ASN,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, sejak adanya satgas saber pungli, pihaknya belum menangkap tangan petugas yang memungli. Meski sudah ada keluhan masyarakat. "Kami kesulitan untuk menangkap tangan, rata-rata masyarakat enggan melaporkannya,” bebernya.

Kompol Matnur SH mengatakan, bahwa pungli di masyarakat sebenarnya masih ada, hanya tidak dilaporkan. Termasuk pungutan restribusi parkir yang melebihi aturan. "Dengan adanya sosialisasi seperti ini para petugas parkir dan terminal setidaknya mengetahui kategori pungli yang dapat dipidanakan,” Katanya.

Saber Pungli Kota Padangsidimpuan fokus melakukan fungsi preemtif dan preventif dulu, dengan melakukan sosialisasi agar seluruh jajaran instansi yang melakukan pelayanan publik mengerti sekaligus untuk sinkronisasi dengan aturan-aturan yang ada," katanya.

Pantauan Wartawan, usai acara sosialisasi, dilanjutkan dengan penanda-tanganan piagam tolak pungli dan diakhiri dengan foto bersama. (Sabar)