× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Terhitung 4 Hari, Air PDAM Tirtawening Kota Bandung Masih Berwarna Coklat

Terhitung 4 Hari, Air PDAM Tirtawening Kota Bandung Masih Berwarna Coklat

SHARE
Terhitung 4 Hari, Air PDAM Tirtawening Kota Bandung Masih Berwarna Coklat

Akibat Banjir Bandang di sumber Air Baku PDAM Tirtawening Bandung Selatan pada hari Minggu (8/12/2019).

BANDUNG, sidaknews.com - Banyak Warga mengeluhkan pelayanan Air PDAM Tirtiwening kota Bandung yang beberapa hari ini berubah warna coklat dan mengeluarkan lumpur.

Menurut keterangan Wildan salah satu warga Antapani kota Bandung sudah beberapah hari ini Air PDAM berupa warna coklat, Ironisnya bercampur lumpur tanah, kalau tidak salah sudah empat hari, ucapnya, Selasa (10/12).

"Wildan mengatakan, tentu dalam hal ini banyak warga mengeluhkan terhadap pelayanan yang di berikan oleh pihak PDAM Tirtawenung kota Bandung, Pasalnya, selain kesulitan air buat kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi dan yang lainnya, "kata Wildan.

Air PDAM Berubah warna Kecoklatan.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang di dapat dari Humas PDAM Tirtawening Kota Bandung dari Kantor pelayanan wilayah timur prihal kejadian Air PDAM menjadi keruh karena pada hari Minggu (8/12/2019) terjadi banjir Bandang di sumber air baku PDAM Tirtawening di wilayah Bandung selatan yang membawah longsoran lumpur pekat kedalam Intake Cikalong pada pukul 01.30 Wib dini hari.

"Akibatnya tingkat kekeruhan air baku meningkat tajam hingga 7000 NTU dengan debit normal".

Akibat kejadian ini Instanlasi PDAM tidak dapat mengelolah air dengan kekuruhan air di atas standar, adapun saat ini Wilayah yang terdampak di Wilayah Timur yaitu daerah Kircon, Antapani, Margahayu Raya, Riung Bandung, Hantap, Padasuka, Cicadas, Cibeunying, Cibangkong, Gatsu,Turangga dan sekitarnya. (Rudi)