× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tebagsel Terkait Surat Pindah, Oknum Kepsek Diduga Lakukan Pembodohan Publik

Terkait Surat Pindah, Oknum Kepsek Diduga Lakukan Pembodohan Publik

1982
SHARE
Terkait Surat Pindah, Oknum Kepsek Diduga Lakukan Pembodohan Publik

SDN 200220 Tempat Indah Dwi Safana Sekolah.

Padangsidimpuan, sidaknews.com - Seorang kepala sekolah negeri di Ujung Padang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp300 ribu.

 Kepala Sekolah berinisial SJ ini diduga telah melakukan aksi pungli terkait penerbitan surat pindah siswa bernama Indah Dwi Safana (9).

 "Saya membenarkan adanya pungli yang dilakukan oleh oknum Kepsek SDN 200220 terkait penerbitan surat pindah anak saya. Sampai saat ini anak saya tidak kunjung mendapatkan surat pindah tersebut, yang menandakan anak saya Indah sudah enam bulan ini tidak bisa sekolah terhitung dari bulan Agustus 2019 sampai sekarang," ujar Nova Sari, orang tua siswa, kepada sidaknews.com, di rumahnya.

Nova menjelaskan, untuk menyelesaikan masalah ini ia sudah dibantu oleh Pendiri Yayasan Burangir bapak Timbul Simanungkalit dan juga Wakil Ketua I DPRD bapak Rusydi Nasution dan awak media.

"Selaku orang tua Indah Dwi Safana saya sangat mengucapkan terimakasih mudah -mudahan akan mempercepat anak saya supaya bisa mencicipi dunia pendidikan," ucap Nova.

Sementara itu, Atas informasi yang kita kumpulkan, kita sangat menyesalkan atas sikap dan perilaku SJ selaku Kepala sekolah yang di duga melakukan pembodohan publik. Bukan tanpa alasan, apa yang disebutkan oleh SJ di rumah korban dan keterangan yang diberikan SJ di Dinas Pendidikan sangat bertolak belakang.

Sementara SJ Oknum Kepsek ini dipanggil oleh Dinas Pendidikan terkait permasalahan tersebut. Oknum Kepsek mengatakan pungli atas surat pindah tersebut tidak benar adanya.

 Ini sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Kadis Pendidikan M.Luthfi Siregar melalui Kepala Seksi (Kasi) Dikdas kepada Wartawan. (MT)

VIDEO