× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Terlapor Dugaan KDRT Serahkan ke Proses Hukum

Terlapor Dugaan KDRT Serahkan ke Proses Hukum

398
SHARE
Terlapor Dugaan KDRT Serahkan ke Proses Hukum

Terlapor dugaan KDRD di dampingi pengacaranya menggelar konferensi pers di kantor Titis Rachmawati.

Palembang, sidaknews.com - Dugaan pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) MN (38) terhadap istrinya SG siap ke meja hijau dan telah mempersiapkan penasehat hukumnya. Pelaku MN bahkan sudah menyatakan siap meladeni atas laporan istrinya dalam proses hukum yang berlaku.

Hal ini di sampaikan MN (38) saat menggelar konferensi pers di kantor pengacaranya Titis Rachmawati di Jl. Kapten Rivai Palembang, Rabu (03/06).

Melalui pengacara terlapor menyayangkan pemberitaan yang di anggap terlalu fulgar tanpa terlebih dahulu melakukan klarifikasi dan konfirmasi karena tidak semua berita itu benar tidak berimbang.

"Selama 7 tahun menikah tidak pernah terjadi KDRT, jadi mana mungkin bisa bertahan jika itu terjadi. Ini cuma masalah keluraga pertengkaran biasa, walaupun gitu kita siap jika proses hukum berjalan ini akibat pelapor terlalu emosional," ujar Titis.

Sedanngkan terlapor MN meminta agar masalah pribadi tidak di sangkut pautkan dengan profesi sebagai notaris karena tidak ada sangkut pautnya.

"Tolong di pisahkan masalah ini pribadi dengan profesi, karena proses gugatan cerai sudah di daftarkan ke pengadilan agama, " kata MN.

Kasus dugaan KDRt terhadap korban GS yang di lakukan suaminya sebagai terlapor MN di laporkan ke Polsek Sukarami pada tanggal 24 Mei lalu, di sebabkan ada pihak ketiga yang mengganggu rumah tangganya.

Menurut korban GS kejadian berawal saat mendengar suaminya video call di panggil sayang oleh wanita, kemudian korban berusaha mengambil hp MN namun di pukul dan di tendang.

Karena merasa mendapat perlakuan kasar dan merupakan KDRT dari suaminya GS melapor ke polisi, "agar di proses karena tidak senang serta sejak menikah sudah sering mengalaminya," ungkap GS. (lskandar Mirza)