× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Tiga Pembunuh Sadis di Medan Ditangkap, Terungkap Otak Pelaku Paman Sendiri

Tiga Pembunuh Sadis di Medan Ditangkap, Terungkap Otak Pelaku Paman Sendiri

6038
SHARE
Tiga Pembunuh Sadis di Medan Ditangkap, Terungkap Otak Pelaku Paman Sendiri

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat memberi keterangan Pers.

Medan, sidaknews.com - Polrestabes Medan menggelar konfrensi Pers keberhasilan Polsek Sunggal mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan kepada keponakan yang tak lain paman koban sendiri di Jalan Tanjung Selamat, Gang karo - karo, Dusun 1 A, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (15/10/2020) malam lalu.

Dalam keterangan persnya Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dan Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat (16/10/2020) mengatakan polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Mitfah Jannah (15) di mana pelakunya adalah pamanya sendiri yaitu Supriono (43) di tangkap di jalan Pasar, tanjung Sari, kecamata Medan selayang tepatnya di dalam rumah kosong.

Tiga Pembunuh Sadis di tangkap

Dari penangkapan dan pengembangan dilakukan itu, pihak Polsek Sunggal berhasil menangkap dua orang lagi masing - Suharno (40) dan Muhammad Hendrik (26) warga Kecamatan Sunggal. "Kedua pelaku menjual barang hasil curian masing - masing empat ponsel dan laptop milik korban, " paparnya.

Lanjut Kombes Riko, pelaku adalah pamannya. Pelaku yang mempunyai hutang - piutang untuk meminjam uang kepada orang tua korban. Namun orang tua korban tidak mempunyai uang untuk memberikan kepada pelaku tersebut. Sehingga pelaku yang sudah merencanakan niat buruk itu langsung mendatangi rumah korban. Selanjutnya melihat korban yang ada di rumah seorang diri dianiaya dan diperkosa oleh pelaku sadis tersebut. Namun korban sempat melawan melihat tindakan sadis dilakukan oleh pamannya sendiri. Namun apa daya korban yang sudah tidak berdaya lagi mati di kediamannya sendiri. Selain dibunuh oleh pelaku itu, korban juga diperkosa oleh pamannya sendiri di rumah milik orang tua korban di Tanjung Selamat, " lanjutnya.

Dia menambahkan, saat petugas menangkap pelaku sudah babak belur dan nyaris tewas karena pelaku diamuk massa yang geram melihat prilaku sadisnya kepada korban. Tidak itu saja, pelaku sadis itu juga ditembak petugas untuk memberikan efek jera kepada perilaku sadis tersebut karena tega membunuh keponakannya sendiri. Dari hasil penyelidikan itu diketahui adanya bercak darah dari kemaluan korban dan adanya luka memar di leher dan kaki korban. "Kedua tangan korban juga diikat oleh pelaku sadis tersebut. Pelaku sudah di tahan untuk proses hukum lebih lanjut, " tutupnya. (H)