× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Tukang Parkir Tewas Dikeroyok Dua Orang Bersaudara di Depan Anaknya

Tukang Parkir Tewas Dikeroyok Dua Orang Bersaudara di Depan Anaknya

2298
SHARE
Tukang Parkir Tewas Dikeroyok Dua Orang Bersaudara di Depan Anaknya

Palembang, sidaknews.com - Seorang tukang parkir tewas di keroyok dua orang bersaudara di depan anak kandungnya. Senin (10/8)

Azhari als Aang (45) warga Jl. Selamet Riadi lorong Kidul Darat RT 19 Palembang tewas di keroyok menggunakan tombak dan dan clurit oleh Firdaus dan Doni Keling yang tak lain adalah tetangganya.

Pengeroyokan oleh dua pelaku terjadi minggu malam (09/08) tidak jauh dari jembatan Musi IV Palembang sekitar jam 24.00 saat korban bersama anaknya Iqbal (20) datang lokasi.

"Kami dapat imformasi sekitar jam 02.00 malam korban sudah ada di sini (RS. Bhayangkara) meninggal, kami langsung datang kesini," ujar Devi ponaan korban di rumah sakit Bhayangkara.

Dia tukang parkir di pasar Kuto tapi lagi hari, meninggal karena di tombak bagian rusuk dan kepala bagian mukanya, matanya pecah kena clurit.

Imfonya mereka ribut dan korban pulang kemudian datang lagi bersama anaknya Iqbal sambil membawa senjata tajam, kemudian terjadi perkelahian ber empat.

"Saat anaknya Iqbal mau di serang menggunakan tombak, korban membela dan pasang badan akhirnya tombak mengenai tubuhnya, korban jatuh dan di bacok menggunakan clurit," lanjut Devi.

Selanjutkan kedua pelaku melarikan diri sedangkan Iqbal membantu ayahnya yang roboh dan berlumuran minta tolong dengan warga.

Azhar sempat di bawah ke rumah sakit pelabuhan Boom Baru oleh anaknya di bantu warga, mungkin tak sanggup kemudian di bawah ke suni (RS. Bhayangkara)

Sekarang anak korban sudah ke Polsek mau buat laporan, rencananya kalau sudah selesai urusan di RS. Bhayangkara mau di bawah pulang langsung di makamkan.

Korban mempunyai anak 6 kami sepupuh dengan korban, minta polisi usut tuntas kasus ini agar pelaku di tangkap dan di hukum seberat beratnya."Ungkapnya.

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Iskandar Mirza)

VIDEO