× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Universitas Malikussaleh Gelar Kegiatan MIICEMA Conference Ke-XX–2019

Universitas Malikussaleh Gelar Kegiatan MIICEMA Conference Ke-XX–2019

SHARE
Universitas Malikussaleh Gelar Kegiatan MIICEMA Conference Ke-XX–2019

Mahyuzar, sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan.

BANDA ACEH, sidaknews.com - Universitas Malikulssaleh Lhokseumawe, Aceh menggelar kegiatan Malaysia Indonesia Internasional Conference on Economics, management ad Accounting, (MIICEMA) Comference Ke-XX 2019, dengan mengusung tema: Opportunies and Challenges of Industry 4.0 in Economics, Management and accounting, yang berlangsung disalah hotel berbintang di banda Aceh, berahi pada hari Kamis (20-21/11).

Ketua Pelaksana Wahyuddin Albra, SE, M.Si mengatakan, kegiatan MIICEMA yang di gelar selama dua hari, hadir sebagai perserta selain dari Indonesia dan Malaysia, terdiri dari 28 Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, alhamdullah semua hadir.

“ini acara tahun secara bergantian sejak tahun 2013,” kata Wahyuddin.

Pada kesempatan ini Fakultas Ekomoni Malikussaleh pelaksana kegiatan MIICEMA ke XX 2019 sebagai tuan rumah penyelenggara Conference kerjasama dengan Tri Darma Peguruan Tinggi Kerjasama reset koloborasi kerja sama, juga pertukaran Mahasiswa kelas Internasional karena banyak kegiatan yang sama program di semua anggota MIINCEMA, ini juga akan di bahas dalam persiapan tahun depan direncakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Diantara lain kegiatan ini ada dua, pertama adalah Conference, kedua Dosen-Dosen dua puluh lapan Fakutas Ekonomi, yang di pimpin oleh ketua Dekan MIICEMA membahas agenda tahun depan.

“Mempererat kerjasama antara dlam dan luar negeri, artinya Dosen kita bisa Riset dengan Dosen luar negeri bisa menyelenggarakan kuliah umum bersama, yakni menjadi indicator bermuara perbaikan nilai Akreditasi,” ujar Pakar Ekonomi, Universitas Malikussaleh ini.

Pada kesempatan Wakil Dekan I, FEB Malikussaleh, Lhokseumawe, Anwar Puteh turut menambahkan. tujuan dari pada Conference itu, seiring teknologi Informasi sedang berkembang, ini adalah tantangan dalam peningkat angka pengangguran terus bertambah, dengan adanya Industry bisa membuka peluang kerja tentu harus disiapakan kreativitas, Inovasi dibekali para generasi ini, koborasi riset dari bersama antara Fakultas Ekonomi Indonesia dengan Fakulas Ekonomi Malaysia.

“Dan ini saya kira sebuah terbosan yang bagus sekali, kiranya dapat didukung menjadi kebijakan Pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah pusat,” demikian ujar Anuwar Puteh, juga mantan ketua KNPI Aceh Utara ini.

Pada pembukaan kegiatan MIICEMA 2019 yang di buka oleh PLr Gubernur Aceh, melalui Mahyuzar, sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan mengatakan, sejak pada tahun 2018 pemerintah Aceh sudah memperkuat kan Lembaga Keuangan Syariah, yaitu Qanun Nomor 11 tujuannya adalah untuk perkembangan ekonomi Syariah di Aceh lebih bagus kedepan.

“Oleh karena itu Pemerintah Aceh mendukung penuh kegiatan MIICEMA karena ini Pondasi peningkatan perekonomian Aceh kedepan lebih baik kedepan,” katanya.

“Ini sebagai pondasi bagi keuangan Aceh. Pondasi ini perlu masukan untuk perkembangan ekonomi syariah di Aceh.Pemerintah Aceh telah mewajibkan semua bank untuk mengikuti qanun tersebut,” demikian terang Mahyuzar. (Dicky Mz)