× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda jabar Usaha Keras Gabryel Alexander, Karawang Dipilih Jadi Tuan Rumah Munas PHRI XVII

Usaha Keras Gabryel Alexander, Karawang Dipilih Jadi Tuan Rumah Munas PHRI XVII

433
SHARE
Usaha Keras Gabryel Alexander, Karawang Dipilih Jadi Tuan Rumah Munas PHRI XVII

Ketua PHRI Karawang (paling kiri).

KARAWANG, sidaknews.com - Usaha keras Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karawang, Gabryel Alexander, berbuah manis.

Setelah berhasil meyakinkan semua pihak, Karawang akhirnya dipilih menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) PHRI ke XVII. Hajat lima tahunan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Karawang, pada 8-10 Februari 2020.

Ketua BPC PHRI Karawang, Gabryel Alexander, mengaku bukan hal yang mudah sampai akhirnya Karawang dipilih jadi tuan rumah Munas. Menurut Gabryel, Karawang saat itu bersaing dengan 29 daerah di seluruh Provinsi di Indonesia.

"Saya mengajukan diri bertarung dengan 29 ibukota propinsi se Indonesia untuk menjadi tuan rumah MUNAS PHRI saat Rakernas PHRI tahun 2019 di Jakarta Februari kemarin," ujar Gabryel, Jumat (6/12/2019).

Menurut Gabryel, pihaknya harus bisa meyakinkan perwakilan dari seluruh BPD dan BPC se Indonesia agar bisa memenangkan open bidding hajat lima tahunan tersebut.

Gabryel juga mengungkapkan alasan kenapa pihaknya 'keukeuh' Munas PHRI harus dilaksanakan di Karawang. Diantaranya ingin mengenalkan Karawang ke seluruh Indonesia dan dunia.

"Juga untuk menarik minat investor terutama yang ingin berinvestasi di bidang jasa akomodasi pariwisata ke Karawang," ujar Gabryel.

Tujuan lain yang ingin dicapai, lanjut Gabryel, yaitu membuka mata pemerintah pusat bahwa pembangunan destinasi wisata di Karawang kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun propinsi.

"Padahal kekayaan dan potensi pariwisata Karawang yang luar biasa dan tidak dimiliki oleh kabupaten kota lain di Indonesia seperti Candi Jiwa, Tugu Rengasdengklok, dan makam Syech Quro," ungkapnya.

Selain itu, dengan digelarnya Munas di Karawang, pihaknya ingin mendorong agar semua kegiatan nasional dan keperesidenan setiap tanggal 16 Agustus dilakukan di Karawang (Napak tilas perjalanan Soekarno sebelum tanggal 17 Agustus 1945).

"Juga enjadikan Munas nanti ajang pamer produk asli dari mulai seni dan budaya serta aneka kerajinan tangan dan makanan khas Karawang agar lebih dikenal di Indonesia bahkan dunia," katanya. (ENS)

 

VIDEO