× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Usai Tindaklanjuti Temuan BPK Kepri, Seorang Aktivis Minta Perkim Bintan Transparan

Usai Tindaklanjuti Temuan BPK Kepri, Seorang Aktivis Minta Perkim Bintan Transparan

1245
SHARE
Usai Tindaklanjuti Temuan BPK Kepri, Seorang Aktivis Minta Perkim Bintan Transparan

Kantor Perkim Bintan di lingkungan RW 008 (Kampung Barek Motor)

Bintan, sidaknews.com - Belum lama ini beredar kabar tentang sepuluh unit truck dan dua kendaraan Pickup di Dinas Perkim Kabupaten Bintan tidak diketahui pasti keberadaannya, Jum'at (23/10/2020).

Dalam waktu yang cukup singkat pihak Perkim punya tanggung jawab untuk menjawab hal tersebut secara jelas dan benar.

Persoalan yang dituangkan dalam menindaklanjuti tanggapan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Atas Sensus Barang Milik Negara di tahun 2019 ditujukan kepada Dinas Perkim Bintan ada sekitar 68 jenis barang aset milik daerah, Waktu sedang sensus Tim BPK RI Perwakilan Kepri di Bintan.

Saat awak media bersama seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan Bintan, Lelo Polisa Lubis, Sc menemui langsung Sekretaris Dinas Perkim Bintan, Bayu Wicaksono di ruangannya kemarin.

Berdasarkan informasi yang didapat, Pihaknya sedang melakukan penelusuran dan Inventarisasi terhadap aset milik daerah tersebut dan menemukan periode pengadaan pada tahun 1995 sampai tahun 2016.

Terhadap aset milik daerah yang berumur diatas 10 tahun sudah diajukan permohonan untuk di lakukan pemutihan dari daftar aset OPD Perkim. Termasuk sejumlah unit truck dan pickup telah diketahui keberadaannya. Kepala Dinas Perkim Bintan, Juni Rianto turut membenarkan adanya tindaklanjut yang dimaksud.

Selanjutnya, Kimpraswil menunggu tanggapan BPK RI terhadap laporannya ke BKAD dan inspektorat Bintan.

Sejak dibentuknya Dinas Perkim Bintan tahun 2017, Kimpraswil setempat selalu cermat melakukan perbaikan pencatatan, penelusuran hingga melakukan inventarisasi terhadap aset daerah yang tercatat pada OPD-nya.

" Agar tidak jadi tanda tanya di masyarakat khususnya mata para penegak hukum. Iya, Kalau bisa pihak dinas Perkim segera menunjukkan dimana saja aset itu berada (transparan). Jika benar ada langsung dong dibenahi lagi administrasinya supaya kedepan tidak terjadi lagi hal seperti itu yang dapat menyebabkan dugaan penggelapan aset negara, " Ujar Lelo tersenyum sembari mengingatkan. (Alek)