× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tual Wakil Walikota Tual: Seminar Best Practice Kiranya Menghasilkan Sekolah Model dan Sekolah Dasar Rujukan

Wakil Walikota Tual: Seminar Best Practice Kiranya Menghasilkan Sekolah Model dan Sekolah Dasar Rujukan

247
SHARE
Wakil Walikota Tual:  Seminar Best Practice Kiranya Menghasilkan Sekolah Model dan Sekolah Dasar Rujukan

seminar best Practice bertempat di Aula Balai Kota Tual.

TUAL, sidaknews.com - Pemerintah Daerah menaruh perhatian besar pada bidang pendidikan, hal ini dilihat dari setiap Tahun terus meningkat hingga Tahun 2020 anggaran pendidikan mencapai 20% ini sudah sesuai dengan amanat Undang Undang, kata Walikota Tual, dalam sambutannya yang di bacakan oleh Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge SE. Selasa (10/12/2019).

Tamnge juga mengatakan, Jika di bandingkan dengan Anggaran Tahun 2019, dana pendidikan baru berada pada kisaran 17% yang di gunakan untuk berbagai kegiatan pendidikan seperti pembangunan sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan keyamanan pendidik dan peserta didik dalam proses belajar mengajar, peningkatan kompetensi guru dan siswa serta kegiatan kain yang relevan. katanya.

Bertempat di Aula Balai Kota Tual, Tamnge menambahkan,permasalah yang hingga kini masih menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah adalah, masih kurangnya tenaga guru pendidik dan pendidikan khususnya pendidik pegawai negeri sipil.

Dijelaskannya, berdasarkan kebutuhan guru di Kota Tual, masih banyak sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik antara lain, taman kanak kanak (TK) 37, sekolah Dasar (SD) 342 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 143 Guru, kondisi ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan, oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan guru, Pemerintah Daerah sejak 2013 telah mengakat guru honorer Daerah dan Tahun 2019 ini sudah mencapai 407 guru honore. jelasnya.

"Tamnge berharap agar melalui seminar best practice sekolah model dan sekolah dasar rujukan ini,dapat menghasilkan pengalaman pengalam terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pendidikan maupun tenaga pendidikan, sehingga mereka (Guru) mampu memperbaiki mutu pendidikan. "Harapnya.

Dia juga berpesan kepada pimpinan sekolah yang akan mendapatkan kepercayaan LPMP Provinsi Maluku sebagai sekolah model dan sekolah Dasar rujukan, kiranya mampu menunjukan hasil terbaik dalam pelaksanaan sistem penjaminan mutu (SPMI) di sekolahnya, sekaligus menjadi contoh bagi sekolah lain yang belum sempat mendapatkan kesempatan sebagai sekolah model dan sekolah dasar rujukan. Pesannya

Hadir dalam seminar tersebut, Wakil Walikota Tua, Kelola LPMP Provinsi Maluku yang di Wakili Hj Asmin Banawi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, Ketua Dewan Pendidikan Kita Tual dan Peserta seminar best practice. (RD)