× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Walikota Sidimpuan Harus Bertanggung Jawab Jika Ada Korban Atas Kasus Perambahan Hutan Batang Tura Julu

Walikota Sidimpuan Harus Bertanggung Jawab Jika Ada Korban Atas Kasus Perambahan Hutan Batang Tura Julu

SHARE
Walikota Sidimpuan Harus Bertanggung Jawab Jika Ada Korban Atas Kasus Perambahan Hutan Batang Tura Julu

Satreskrim Polres Tapsel menyegel alat berat yang diduga milik Pemkot Padangsidimpuan di areal kawasan hutan produksi di Desa Batangtura Julu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Padangsidimpuan, sidaknews.com - Dengan mulai memanasnya perang saraf di berbagai Media Sosial, baik FB, WA, Twitter terkait aksi demo Syahminan Rambe (Bung Rambe) atas dugaan perambahan hutan yang melibatkan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution.

"Dengan adanya aksi nginap yang dilakukan oleh Bung Rambe di depan kantor Walikota Padangsidimpuan beberapa hari ini terkait dugaan keterlibatan walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution jelasnya sudah membuat pro dan kontra ditengah - tengah masyarakat di buktikan di berbagai Medsos baik itu FB, WA, Twitter sudah terjadi perang saraf," sebut Amir Hamzah.

Selaku pemimpin dan pengayom ditengah tengah masyarakat sosok Walikota Irsan Efendi Nasution dinilai tidak mampu. Bukan tanpa alasan karena aksi berjilid - jilid Bung Rambe melakukan aksi demo terkait permasalahan dugaan keterlibatan walikota Irsan atas perambahan hutan di desa Batangtura Julu (Tapsel), Irsan dinilai bungkam.

Lanjut Amir, berkali - kali Bung Rambe melakukan aksi demo, dalam orasinya hanya meminta supaya walikota Irsan mau menerimanya untuk mengklarifikasi langsung atas dugaan keterlibatan beliau atas perambahan hutan di desa Batangtura Julu.

Akan tetapi Walkot Irsan dinilai hanya memilih bungkam dan terkesan melakukan pembiaran atas tuntutan Bung Rambe ini. Atas sikap Walkot Irsan ini kita menduga atas perang saraf yang terjadi di tengah - tengah masyarakat ini unsur kesengajaan Walkot Irsan, tegas Amir.

Atas permasalahan perang saraf ditengah - tengah masyarakat yang nantinya berujung bentrok, kami selaku masyarakat kota padangsidimpuan akan meminta pertanggung jawaban Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, karena permasalahan bermula atas kasus dugaan keterlibatan beliau terhadap perambahan hutan di desa Batangtura Julu ( Tapsel ).

"Kami juga meminta supaya para anggota DPRD terpilih periode 2019 - 2024 supaya jangan terkesan tutup mata atas aksi yang dilakukan bung Rambe ini, karena anda duduk di DPRD sana merupakan wakil kami Masyarakat kota Padangsidimpuan," tutup Amir. (MT)