× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Wanita Calon dokter Gigi Ini Ditangkap Jatanras Polda Sumsel Diduga Tipu Anggota Arisan Online

Wanita Calon dokter Gigi Ini Ditangkap Jatanras Polda Sumsel Diduga Tipu Anggota Arisan Online

3396
SHARE
Wanita Calon dokter Gigi Ini Ditangkap Jatanras Polda Sumsel Diduga Tipu Anggota Arisan Online

Tersangka arisan online saat diamankan polisi.

Palembang,sidaknews.com - Unit ll Jatanras Polda Sumsel tangkap Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) karena telah menipu ratusan peserta arisan online dengan kerugian diperkiran miliar  rupiah.

Modus tersangka menggunakan gruop WA untuk mengelolah arisan dari berbagai provinsi di lndonesia bahkan banyak juga TKI yang berada di luar negeri.

Tersangka Citra Silvana Ramadhani (29) warga dusuh Syahbandar hasan desa Keude Alue le Puteh kecamatan Baktiya kabupaten Aceh oleh Opsnal Unit 2 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel langsung di pimpin Kanit Kompol Bakhtiar di rumahnya setelah mengadakan penyelidikan saat berada di Medan rabu (06/01).

Citra Silvana Ramadhani yang juga seorang mahasiswi calon dokter gigi di salah satu universitas di Medan di tangkap karena telah menipu ratusan orang yang menjadi member arisan online melalui grup whadshap (WA) yang dia kelola.

"Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumateta Selatan Kompol. Suryadi membenarkan penangkapan tersebut, dimana dua orang korbannya sebelumnya sudah melapor mengalami kerugian sekitar 500 juta lebih,"Terangnya.

Sistim tersangka dalam mengelola arisan berjenjang dan menurun, setiap group arisan tersangka mendapat no 1 otomatis namun tampa membayar.

"Akibatnya banyak anggota group yang harusnya mendapat giliran arisan tidak di bayar atau mundur dan di kembalikan uangnya meskipun telah menyetor dan membayar melalui beberapa no rekening yang telah di berikan tersangka."Tambah Suryadi.

Tersangka saat dikomfirmasi mengaku tidak ada niat untuk menipu karena juga jadi korban dan menyalahkan anggotanya. Semua karena Budi ikut di beberapa arisan sudah dapat beberapa kali, tapi tidak bayar, semua nanti di urus oleh  pengacara saya," kata Citra Silvana Ramadhani.

"Tidak ada owner arisan online di Indonesia yang mau terjebak dan akhirnya dijebloskan ke penjara seperti dirinya. Citra malah menuduh anggota member yang sudah melaporkannya itu yang ikut menikmati hasil keuntungannya. Sementara arisan ini belum selesai sampai tahun depan," lanjut tersangka.

"Kasubdit 3 ditreskrimum polda Sumateta Selatan Kompol. Suryadi kita menambahkan, pelaku kita amankan berdasarkan laporan dua korbanya  warga Palembang, dimana Arisan online yang dikelola melalui WA gruop dengan kerugian sekitar 500 juta salah satu korban, ada yang 400 jt, 88 jt dan 40 jt, masih ada juga korban yang akan melapor.

Kemungkinan yang dirugikan masih banyak, yang sudah melapor baru dua orang dari Palembang arisannya bervariasi lanjut Suryadi. Tersangka dijerat dengan pasal 372 dan 378 Khup tentang penipuan dan penggelapan. (Iskandar Mirza)